Januari 17, 2026

 

 

Lensa-informasi.co. Lebak – Keluarga besar Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) berduka cita atas berpulangnya sosok yang selama ini menjadi penopang dan simbol integritas organisasi, Mayjen TNI (Purn) Syamsu Djalal, S.H., M.H., pada Jumat dini hari, 19 Desember 2022 pukul 01.15 WIB.

 

Kepergian almarhum meninggalkan luka mendalam di hati seluruh kader dan pengurus LMPI. Sebagai tokoh sentral yang telah meletakkan dasar moral dan integritas untuk keberlangsungan organisasi, beliau tidak hanya dipandang sebagai pemimpin administratif, tetapi juga sebagai panutan dan ikon nasionalisme yang menginspirasi.

 

Jajaran pengurus LMPI di Markas Anak Cabang (MAC) Malingping, Markas Daerah (Mada) Banten, menyatakan rasa kehilangan yang mendalam. “Almarhum adalah sosok ‘Ayahanda’ yang senantiasa memercikkan semangat dan memberikan wejangan tentang pentingnya dedikasi serta nasionalisme dalam berorganisasi,” ungkap Apih Asep Sujana, Ketua LMPI MAC Malingping.

 

Sepanjang hidupnya, Mayjen (Purn) Syamsu Djalal dikenal sebagai perwira tinggi TNI yang kritis, jujur, dan berintegritas tinggi. Di luar karier militernya yang cemerlang, beliau aktif membangun LMPI sebagai wadah perjuangan masyarakat, berlandaskan nilai-nilai bela negara dan nasionalisme sejati.

 

Khusus di Banten dan Lebak, beliau senantiasa memberikan nasihat agar organisasi tetap berpegang teguh pada hukum dan kepentingan masyarakat luas. Dedikasinya yang tulus dan semangat pengabdian yang kuat menjadi pendorong utama dinamika organisasi selama ini.

 

Menghadapi kepergian beliau, keluarga besar LMPI MAC Malingping turut berdoa agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. “Semoga segala khilaf almarhum diampuni, amal ibadahnya diterima, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar pernyataan resmi dari pengurus.

 

Kepergian Mayjen (Purn) Syamsu Djalal memang meninggalkan duka mendalam, namun semangat nasionalisme dan perjuangan yang ia tanamkan akan terus berkibar dan menjadi inspirasi bagi seluruh penerus bangsa dan organisasi.

 

Editor : weli wilyanto