April 8, 2026

Lensa-Informasi.com. Sejumlah pedagang yang beraktivitas di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) menggelar audiensi bersama Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang beserta jajaran staf. Pertemuan ini turut didampingi oleh Ketua Ormas Forum Cakar Sriwijaya tingkat DPP dan DPC.

Adapun acara pertemuan yang dihadiri oleh kepala dinas pariwisata Muhammar Irman, S.STP., M.Si. dan Pak Irul sebagai Kabag, Adapun perwakilan dari pedagang BKB yaitu ketua umum forum cakar sriwijaya DPP Gery, dan didampingi ketua DPC Edy Medan, serta para pedagang juga ikut hadir di acara pertemuan tersebut.

Audiensi tersebut membahas upaya memperkuat sinergi antara pedagang dan pemerintah dalam mendukung sektor pariwisata kota. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah peran aktif pedagang sebagai “garda terdepan” dalam menyambut wisatawan yang berkunjung ke kawasan BKB.

Dalam pertemuan itu, pedagang didorong untuk ikut memperkenalkan ikon-ikon Kota Palembang kepada wisatawan, seperti sejarah kawasan BKB, Jembatan Ampera, hingga kekayaan budaya lokal yang menjadi daya tarik tersendiri.

Tak hanya itu, sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus daya tarik wisata, pedagang juga diimbau untuk mengenakan tanjak saat berniaga. Penggunaan tanjak dinilai mampu memperkuat identitas budaya Palembang serta memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.

Ketua Forum Cakar Sriwijaya dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung langkah pemerintah dalam menciptakan suasana wisata yang tertib, nyaman, dan berkarakter budaya.

Kami siap bersinergi. Pedagang bukan hanya berjualan, tapi juga bisa menjadi duta kecil yang memperkenalkan wajah Palembang kepada wisatawan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Dinas Pariwisata menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pedagang di kawasan Benteng Kuto Besak.

Dengan adanya audiensi ini, diharapkan tercipta hubungan yang lebih solid antara pemerintah dan pelaku usaha kecil dalam mengembangkan pariwisata Kota Palembang yang lebih maju dan berbudaya.

 

(Reporter : Basith)