Lensa-Informasi.Com – Mesuji Raya – OKI – Kondisi bangunan SMPN 3 Mesuji Raya diduga kurang mendapatkan perawatan ringan secara maksimal.
Hal itu terlihat saat awak media mendatangi sekolah tersebut pada Minggu (11/5/2026).
Dari pantauan di lokasi, sejumlah bagian dinding sekolah tampak kusam dan mulai mengelupas.
Tidak hanya itu, beberapa bagian atap gedung serta plafon juga terlihat mengalami kerusakan yang dinilai dapat mengganggu kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait realisasi anggaran perawatan sekolah yang selama ini bersumber dari dana operasional pendidikan. Pasalnya, perawatan ringan gedung sekolah merupakan salah satu komponen yang biasanya dianggarkan setiap tahun guna menjaga kondisi sarana dan prasarana tetap layak digunakan.
Apalagi bangunan sekolah merupakan fasilitas publik yang digunakan setiap hari oleh siswa dan tenaga pendidik.
Sementara itu, Kepala SMPN 3 Mesuji Raya, Retno, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengakui bahwa untuk perawatan ringan memang sudah dianggarkan melalui dana BOS. 
Namun menurutnya, anggaran tersebut belum bisa direalisasikan karena pencairan dana belum dilakukan.
“Kalau untuk perbaikan kecil juga sudah dianggarkan di dana BOS, tapi memang belum bulannya jadi dana belum turun,” tulis Ratno melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Minggu (11/5/2026).
Selain itu, pihak sekolah juga mengaku telah mengajukan proposal rehabilitasi untuk perbaikan berat bangunan sekolah.
Namun hingga saat ini bantuan rehab yang diajukan tersebut belum juga terealisasi.
“Proposal rehab sudah diajukan,” singkatnya.
Masyarakat pun berharap adanya transparansi terkait pengelolaan anggaran pemeliharaan sekolah, sehingga fasilitas pendidikan tetap terawat dan layak digunakan demi menunjang kualitas pendidikan di wilayah Mesuji Raya.(Red).







