Polres OKI Perkuat Penerapan Manajemen Risiko, Kapolres: Kunci Mewujudkan Polri Presisi
Lensa-Informasi.Com – Kayuagung, –Keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang matang, tetapi juga oleh kemampuannya mengantisipasi berbagai risiko yang muncul dalam pelaksanaan tugas. Pesan itu menjadi benang merah dalam pemaparan materi manajemen risiko yang disampaikan Kabagren Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Kompol Yusuf Solehat, kepada personel Polres OKI, Senin (3/8/2026).
Di hadapan peserta, Kompol Yusuf menjelaskan bahwa manajemen risiko merupakan bagian penting dari tata kelola organisasi modern. Melalui proses identifikasi, analisis, evaluasi, hingga mitigasi risiko, setiap satuan kerja diharapkan mampu meminimalkan potensi hambatan sekaligus memastikan program dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan efektif.
“Manajemen risiko bukan sekadar menghindari permasalahan, tetapi bagaimana kita mampu mengenali potensi risiko sejak awal, menyusun langkah mitigasi, serta memastikan setiap program dan kegiatan berjalan sesuai target dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan profesionalisme,” kata Kompol Yusuf Solehat.
Ia menegaskan, penerapan manajemen risiko harus menjadi bagian dari budaya kerja setiap personel, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif. Dengan cara itu, setiap keputusan yang diambil akan lebih terukur dan mampu mendukung tercapainya tujuan organisasi.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, SH, SIK, MH mengatakan, manajemen risiko merupakan instrumen penting dalam memperkuat tata kelola organisasi Polri yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik. Menurutnya, setiap personel harus memiliki kepekaan dalam mengidentifikasi potensi risiko sebelum berkembang menjadi persoalan yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas.
“Setiap anggota harus memiliki kemampuan membaca potensi risiko dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan langkah mitigasi yang tepat, kita dapat mencegah terjadinya kesalahan, meningkatkan efektivitas kinerja, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Inilah salah satu wujud implementasi Polri Presisi yang mengedepankan profesionalisme, akuntabilitas, dan kepercayaan publik,” ujar AKBP Eko Rubiyanto.
Melalui penguatan pemahaman tentang manajemen risiko, Polres OKI terus mendorong terbangunnya budaya kerja yang adaptif, responsif, dan berintegritas. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.(Red).
