El Niño Mengeringkan Lahan, Polres OKI Bergerak Sebelum Api Membesar

IMG-20260915-WA0000

Lensa-Informasi.Com – KAYUAGUNG – Ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, tidak hanya datang dari bara api. Cuaca kering yang dipengaruhi fenomena El Niño membuat lahan, vegetasi, hingga kawasan gambut lebih rentan terbakar.

El Niño bukan badai, melainkan fenomena iklim yang ditandai menghangatnya suhu permukaan laut di wilayah tengah dan timur Samudra Pasifik tropis. Dampaknya dapat terasa hingga Indonesia berupa berkurangnya curah hujan dan periode kemarau yang lebih kering.

Di OKI, kondisi tersebut menjadi perhatian serius. Ketika hujan berkurang, kelembapan tanah menurun. Vegetasi mengering dan berubah menjadi bahan bakar alami. Pada kawasan gambut, turunnya muka air membuat lapisan gambut semakin mudah terbakar. Api yang terlihat di permukaan bahkan dapat merambat di bawah tanah dan sulit dipadamkan.

Karena itu, Polres OKI memperkuat langkah pencegahan. Patroli dilakukan untuk memantau kondisi wilayah, titik panas atau hotspot segera diverifikasi, sementara edukasi kepada masyarakat terus digencarkan.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto mengatakan penanganan karhutla tidak boleh menunggu api membesar.

“Kita tidak boleh menunggu api membesar. Setiap indikasi titik api harus segera ditindaklanjuti. Pencegahan, patroli dan edukasi kepada masyarakat terus kami lakukan,” ujarnya

Menurut dia, El Niño bukan penyebab langsung terjadinya kebakaran. Faktor manusia tetap menjadi perhatian utama, terutama kebiasaan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Polres OKI mengajak masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap maupun titik api di sekitar permukiman atau kawasan hutan dan lahan.

“Keselamatan personel adalah utama. Pemadaman harus dilakukan cepat, tetapi tetap memperhatikan kondisi medan dan keselamatan seluruh anggota,” katanya

Bagi Polres OKI, mencegah satu api sebelum membesar adalah pekerjaan yang jauh lebih penting daripada memadamkan kebakaran yang telanjur meluas.

Di tengah kemarau dan potensi pengaruh El Niño, api kecil bukan lagi persoalan kecil. Ia bisa menjadi awal dari kebakaran yang merambat luas, terutama di lahan gambut yang kering.(Red).