Polres OKI Cegah Tawuran Remaja di Kayuagung, Empat Orang Diamankan

IMG-20261010-WA0000

Lensa-Informasi.Com – KAYUAGUNG – Kesigapan personel Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mencegah potensi aksi tawuran remaja di Jalan Gunung Liwat, Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung, Jumat (9/10/2026) malam. Empat remaja yang diduga hendak terlibat tawuran diamankan polisi setelah sempat kembali ke lokasi kejadian dan diamankan warga.

Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.45 WIB tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa senjata tajam dan dua unit sepeda motor.

Kapolres OKI AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, menegaskan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan upaya pencegahan terhadap aksi tawuran dan berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya yang melibatkan kalangan remaja.

“Pencegahan tawuran menjadi perhatian kami. Kami tidak ingin masa depan generasi muda rusak akibat pergaulan yang salah, tindakan kekerasan, ataupun ikut-ikutan dalam aksi yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya

Menurut dia, peran orangtua, masyarakat, dan lingkungan sekolah sangat penting untuk mencegah keterlibatan remaja dalam aksi kekerasan. Pengawasan dan komunikasi yang baik di lingkungan keluarga diharapkan dapat membantu mengarahkan anak-anak pada kegiatan yang positif.

“Kami mengajak para orangtua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari. Apabila mengetahui adanya rencana tawuran atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan, segera informasikan kepada kepolisian agar bisa ditangani sedini mungkin,” katanya.

Pengamanan empat remaja tersebut bermula dari informasi personel Satuan Intelijen dan Keamanan Polres OKI mengenai rencana aksi tawuran yang diduga melibatkan belasan remaja di Jalan Gunung Liwat.

Menindaklanjuti informasi itu, Piket Pawas dan personel Pamapta berkoordinasi dengan piket Satuan Reserse Kriminal serta Satuan Intelkam untuk memeriksa lokasi dan mencegah terjadinya bentrokan.

Pamapta II Polres OKI IPDA A. Luthfi N., S.H., bersama Kanit 3 Pidkor IPDA Geovani J. Renwarin Samay, S.Tr.I.K., CPHR, kemudian bergerak menuju tempat kejadian perkara bersama personel piket Reskrim dan Intelkam.

Setibanya di lokasi, petugas menemui Ketua RT 05 setempat bersama sejumlah warga. Mereka membenarkan bahwa sebelumnya terlihat belasan remaja yang diduga hendak melakukan tawuran. Namun, kelompok tersebut sempat membubarkan diri.

Tidak lama kemudian, empat remaja kembali ke lokasi dan diamankan warga yang telah berkumpul. Personel Polres OKI yang masih berada di tempat kejadian segera mengamankan keempat remaja tersebut dari potensi amukan massa.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan lanjutan sekaligus memastikan situasi tetap terkendali.

Selanjutnya, keempat remaja beserta barang bukti berupa senjata tajam dan dua unit sepeda motor dibawa ke Polres OKI untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres OKI menegaskan, penanganan terhadap dugaan tawuran tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada upaya pencegahan melalui keterlibatan masyarakat.

“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang memberikan informasi kepada kepolisian. Namun, kami juga mengimbau warga agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Serahkan penanganan kepada petugas supaya situasi tetap aman dan setiap persoalan dapat diselesaikan sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya

Ia berharap masyarakat semakin aktif menjaga keamanan lingkungan dan tidak membiarkan potensi konflik berkembang menjadi aksi kekerasan.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Mari bersama-sama menjaga Kayuagung tetap aman dan kondusif, serta melindungi generasi muda agar tidak terjerumus dalam tawuran,” katanya.(Red).