TNI, Pemerintah, dan Warga Bersatu Bersihkan Sungai Irigasi di Kabupaten Bekasi
Lensa-Informasi.Com, Bekasi– Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2026, Kodim 0509/Kabupaten Bekasi melalui Koramil 07/Cikarang menggelar karya bakti pembersihan sungai dan saluran irigasi di Desa Karanganyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini melibatkan personel TNI, Bhabinkamtibmas, unsur pemerintah kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Aksi gotong royong tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya menjaga fungsi sungai dan saluran irigasi.
Sebanyak 50 personel TNI, satu personel Bhabinkamtibmas, 12 orang dari Kecamatan Karang Bahagia, 15 personel DLH, delapan perwakilan pemerintah desa, serta 25 warga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Danramil 07/Cikarang, Mayor CKE Daya Bakir, yang mewakili Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, mengatakan bahwa karya bakti ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Menurutnya, menjaga kebersihan sungai dan saluran irigasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
“Melalui kegiatan karya bakti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Sungai dan saluran irigasi harus kita jaga bersama agar tetap bersih, tidak dipenuhi sampah, serta dapat berfungsi dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap semangat gotong royong yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dipelihara dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama secara berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Syahrudin, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan pembersihan saluran irigasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak merupakan bentuk sinergi penting dalam menjaga kebersihan kawasan perairan.
Ia berharap momentum World Cleanup Day 2026 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai dan saluran irigasi.
“Menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Kami berharap masyarakat semakin peduli, tidak membuang sampah ke saluran air, dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih,” ujarnya.
Perwakilan Pemerintah Desa Karanganyar, Nursalim, turut mengapresiasi keterlibatan TNI, pemerintah kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi berbagai unsur menjadi langkah positif untuk menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan nyaman.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Kesadaran menjaga kebersihan perlu terus ditingkatkan, terutama dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran irigasi. Gotong royong harus menjadi kebiasaan bersama,” tuturnya.
Perkuat Gotong Royong, Jaga Lingkungan Berkelanjutan
Kegiatan karya bakti pembersihan sungai dan saluran irigasi di Desa Karanganyar berlangsung lancar, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0509/Kabupaten Bekasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat budaya gotong royong, serta memastikan saluran irigasi tetap berfungsi dengan baik untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Semangat World Cleanup Day 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Dengan tidak membuang sampah sembarangan dan rutin melakukan kegiatan kebersihan, kelestarian sungai dan saluran irigasi dapat terus terjaga.
(Eyik/Pendim 0509/Kabupaten Bekasi)
