Raih Juara 1 Lomba Desa Tingkat Sumsel 2026, Arie Meidiansyah Fitri Ungkap Program Unggulan Desa Babat

IMG_20261029_210927

PALEMBANG — LENSAINFORMASI.COM  Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), berhasil meraih juara 1 Lomba Desa Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. Prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Penyerahan hadiah pemenang Lomba Desa Tingkat Provinsi Sumatera Selatan tersebut digelar bersamaan dengan Sosialisasi Pemberian Bantuan Keuangan Bersifat Khusus kepada Desa Tahun Anggaran 2026 di Aula Bina Praja, Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, bersama para bupati dan wali kota se-Sumatera Selatan, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para kepala desa dan lurah dari berbagai kabupaten/kota.

Mengusung tema “Transportasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menekankan pentingnya pembangunan desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa lomba desa bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mendorong semangat pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Transportasi desa yang baik adalah kunci kesejahteraan masyarakat. Jalan yang mulus akan memperlancar distribusi hasil bumi, memperlancar akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta memperkuat ketahanan nasional dari wilayah yang paling dekat dengan rakyat,” ujar Herman Deru.

Sementara itu, Kepala Desa Babat, Arie Meidiansyah Fitri, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa pemerintah desa terus berupaya menjalankan pembangunan secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Arie, sejumlah program menjadi perhatian pemerintah desa, di antaranya pembangunan desa, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta fasilitasi angkutan sekolah gratis bagi anak-anak.

“Kami hampir setiap tahun terus membangun desa, mengembangkan UMKM, serta memfasilitasi angkutan sekolah gratis bagi anak-anak di desa kami. Dan ini semua kami lakukan semaksimal mungkin demi kemajuan masyarakat Desa Babat,” ungkap Arie.

Prestasi sebagai juara 1 tingkat provinsi tersebut menjadi pencapaian bagi Desa Babat dalam mengikuti kompetisi pembangunan desa di Sumatera Selatan. Berbagai program yang dijalankan diharapkan dapat terus dikembangkan untuk memperkuat perekonomian, meningkatkan akses pendidikan, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga menyosialisasikan pemberian Bantuan Keuangan Bersifat Khusus kepada Desa Tahun Anggaran 2026. Program tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Dengan capaian tersebut, Desa Babat diharapkan terus mempertahankan prestasi dan meningkatkan inovasi dalam pembangunan demi mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.(Lilis)