Wakapolda Sumsel Tinjau Kebun Jagung Produktif Polres Lubuk Linggau, Bukti Nyata Dukungan Polri terhadap Swasembada Pangan

IMG-20260618-WA0310

 

LUBUK LINGGAU — Lensa informasi.com_Polda Sumatera Selatan terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui berbagai langkah nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peninjauan Kebun Pekarangan Pangan Lestari (P2L), penyerahan bantuan alat pertanian, serta pelepasan benih ikan yang dilaksanakan di lingkungan Polres Lubuk Linggau, Kamis (18/6/2026).

 

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., yang diwakili Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, S.H., S.I.K., M.I.K., beserta jajaran Forkopimda dan kelompok tani setempat.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung agenda strategis pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. Sejalan dengan implementasi Program Presisi Polri, institusi kepolisian tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai penggerak pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolda Sumsel melihat langsung perkembangan Kebun P2L yang dikelola Polres Lubuk Linggau bersama masyarakat. Berdasarkan data yang dipaparkan, lahan pertanian tersebut berhasil menghasilkan panen jagung sebanyak 36,30 ton dari luas panen 11,5 hektare pada kuartal pertama tahun 2026. Sementara pada kuartal kedua, produktivitas tetap terjaga dengan capaian sekitar 30 ton dari luas panen 10,5 hektare.

 

Selain sektor pertanian, jajaran Polda Sumsel juga melaksanakan pelepasan sekitar 3.000 ekor benih ikan nila sebagai bagian dari pengembangan ketahanan pangan berbasis perikanan. Pada kesempatan yang sama, Wakapolda Sumsel menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pertanian kepada kelompok tani berupa satu unit traktor roda empat, dua unit hand tractor, satu unit pompa air, serta lima belas unit hand sprayer.

 

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian, memperkuat kemandirian pangan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian di wilayah Lubuk Linggau dan sekitarnya. Ketersediaan pangan yang stabil diyakini menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat ketahanan masyarakat, dan mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

 

Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

 

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga mengambil peran aktif dalam mendukung program strategis pemerintah. Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Karena itu, kami terus mendorong kolaborasi dengan masyarakat dan kelompok tani agar produktivitas pangan meningkat serta mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi warga,” ujar Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program ketahanan pangan yang dilaksanakan jajaran Polda Sumsel merupakan implementasi konkret dari konsep Polri Presisi yang berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat.

 

“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Ketahanan pangan yang kuat akan menciptakan stabilitas sosial yang baik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi fondasi penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan,” tegas Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

 

Melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, Polda Sumatera Selatan memastikan kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.

 

Rep,lilis