Februari 21, 2026

Lensa-Informasi Com – Palembang -18 Februari 2026 – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumatera Selatan, Bapak H.Indra Bangsawan S.H.M.M, secara langsung menyampaikan tanggapan kepada awak media Rabu siang terkait kasus viral belasan pemuda asal Palembang yang mengaku terjebak dan menjadi korban penipuan hingga dugaan perdagangan orang di Kamboja.

“Kami telah menerima instruksi langsung dari Gubernur Herman Deru untuk menangani kasus ini dengan serius. Saat ini kami tengah melakukan koordinasi intensif dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumsel, Ditres PPA dan PPO Polda Sumsel, serta Kedutaan Besar RI di Kamboja untuk mengklarifikasi data dan kondisi terkini para korban,” ujar Indra di ruang pers Kantor Disnakertrans Sumsel.

Menurut dia, para pemuda saat ini berada di penampungan KBRI Kamboja namun belum memiliki biaya untuk pulang. “Kami sedang mengeksplorasi berbagai kemungkinan untuk membantu biaya kepulangan mereka, termasuk melalui bantuan pemerintah dan kerja sama dengan pihak terkait. Prioritas kami adalah memastikan mereka dapat kembali ke tanah air dengan selamat sesegera mungkin,” jelasnya.

Indra juga menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki kerja sama resmi untuk pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Kamboja. “Tawaran kerja yang menjanjikan gaji besar tanpa kejelasan prosedur adalah bentuk modus yang sering digunakan oleh pelaku kejahatan untuk menjebak para pemuda.” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya sosialisasi agar masyarakat tidak tergiur tawaran tidak jelas, baik melalui media sosial maupun sosialisasi langsung ke tingkat kelurahan. “Kami juga mengimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka agar tidak mudah terpancing oleh janji-janji manis yang tidak masuk akal,” tandasnya. Rep,lilis