Maret 9, 2026

Lensa-informasi,Palembang– Lembaga Sriwijaya Corruption Watch (SCW) menyerukan aksi unjuk rasa besar-besaran terkait persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sumatera Selatan.

Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, dengan titik aksi di kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel di Palembang serta aksi serentak di Jakarta.(8/03/2026)

Dalam poster seruan aksi yang beredar, jumlah massa yang akan turun diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang dari berbagai elemen masyarakat.
Aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap persoalan distribusi BBM, khususnya solar, yang dinilai kerap mengalami kelangkaan di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

SCW menilai persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius. Pasalnya, Sumatera Selatan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil energi di Indonesia, namun masyarakat justru kerap mengalami kesulitan mendapatkan BBM jenis solar.

Dalam rencana aksi tersebut, SCW akan menyampaikan sejumlah tuntutan kepada manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Adapun tuntutan yang disampaikan antara lain:

*Mendesak dilakukan perombakan menyeluruh serta bersih-bersih internal manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.
*Menuntut pencopotan General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel beserta jajaran terkait yang dinilai gagal mengelola distribusi BBM di wilayah Sumatera Selatan.
*Mendesak Direktur Utama Pertamina Patra Niaga untuk turun tangan langsung menangani persoalan kelangkaan solar yang disebut berulang kali terjadi di Sumatera Selatan.

Melalui aksi tersebut, SCW juga mengajak berbagai elemen masyarakat untuk ikut mengawal tata kelola distribusi energi agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Seruan aksi ini juga mengusung slogan

“Lawan Mafia Migas – Selamatkan Energi Rakyat”, sebagai bentuk kritik terhadap dugaan praktik mafia migas yang dinilai merugikan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi yang akan digelar oleh SCW tersebut.(Red)