Februari 3, 2026

Lensa-informasi.com |Lebak — Aceng, Wakil Ketua GRIB JAYA PAC Cigemblong yang tengah menjalani perawatan di RSUD Malingping, melontarkan kritik keras terkait lambannya penanganan medis dan buruknya fasilitas rumah sakit.

 

Sebagai peserta BPJS Mandiri dengan iuran Rp100 ribu per bulan, Aceng menilai pelayanan yang diterima sangat jauh dari standar yang diharapkan.

 

Minggu sore (1/2/2026), Aceng langsung masuk IGD RSUD Malingping. Setelah diberikan infusan dan dipindahkan ke kamar nomor 1 lantai 3, ia mengaku tidak mendapatkan penanganan dari dokter selama dua hari penuh. Perawat hanya memeriksa dan menginformasikan bahwa hasil laboratorium baru akan keluar keesokan harinya dan dokter akan menangani setelah itu.

 

Baru pada Selasa sore (3/2/2026), Aceng mendapatkan pemeriksaan langsung dari dokter. Sementara itu, kondisi kamar dan fasilitas dasar seperti ketersediaan air toilet dan kamar mandi sangat memprihatinkan, menambah derita selama menjalani perawatan.

 

“Bayangkan, saya harus menunggu dua hari tanpa penanganan dokternya. Selain itu, fasilitas dasar seperti air di kamar dan toilet sangat minim. Sebagai peserta BPJS Mandiri yang rutin menyetor iuran, saya jelas merasa tidak dihargai. Penanganan dan fasilitas di rumah sakit ini harus diperbaiki segera,” tegas Aceng.

 

Kejadian ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap layanan dan fasilitas di RSUD Malingping demi keamanan dan kenyamanan pasien.

 

Editor : whili