Januari 16, 2026

 

Lensa-informasi.com |Serang – Gerakan Mahasiswa Lawan Korupsi (GERMALA-K) pengurus pusat akan menggelar aksi demonstrasi di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten pada Rabu, 5 November 2025.

Aksi ini menyoroti dugaan penggunaan material pasir laut dalam proyek peningkatan Jalan Sukawaris–Tanjungan Segmen II, Kabupaten Pandeglang, yang dikerjakan oleh CV. Sentosa Banten Raya senilai Rp12,27 miliar dari anggaran APBN tahun 2025 Kementerian PU.

Korlap GERMALA-K Alex Jidan, mengatakan pihaknya menemukan indikasi penggunaan material yang di duga kuat tidak sesuai spesifikasi, terutama pada pekerjaan tembok penahan tanah (TPT).

“Kami menduga ada penggunaan pasir laut dalam pekerjaan proyek yang sedang di laksanakan itu, dan kami menganggap hal itu menyalahi aturan dan harus dibongkar.

Kami juga berharap BPJN Banten jangan tutup mata,” tegas Alex jidan, Jumat (31/10/2025).

Alex juga menilai lemahnya pengawasan dari Kasatker PJN Wilayah II dan PPK 2.2 BPJN Banten menjadi faktor dugaan pelanggaran ini.

GERMALA-K membawa dua tuntutan utama:

1. Mendesak BPJN Banten membongkar hasil pekerjaan yang diduga menggunakan pasir laut.

2. Menuntut pencopotan Kasatker PJN Wilayah II dan PPK 2.2 BPJN Banten.

Aksi akan digelar pukul 13.30–16.00 WIB dengan massa aksi sekitar 30 peserta. GERMALA-K menyebut aksi ini sebagai bentuk komitmen mahasiswa dalam mengawal keterbukaan publik dan pengawasan pembangunan di Banten.

 

Editor : Weli wilyanto