Lebsa-informasi.com |Sukabumi – Ramai pemberitaan yang di buat oleh Ketua dpd knpi kota sukabumi versi riyano panjaitan , Nurul Jaman Hadi atau yang akrab disapa kang Aun , yang mana di kutip di salah satu media online.
“Aun mengatakan bahwa musda knpi yang akan di gelar kubu Rohmat hidayat pada tanggal 13 Desember 2025 disebut ilegal”
Sehingga dengan statemen tersebut mematik Respon keras dari Rohmat Hidayat, Ketua Dpd Knpi Provinsi Jawabarat masa bakti 2025-2028
Yang mana menurut Rohmat apa yang disampaikan aun adalah keliru dan tidak paham arah organisasi yang hari ini jika bicara dualisme dinasional saja ada lima dan jika versi kami di anggap ilegal yang legal yang bagaimana.
” Saya sangat menyayangkan dengan narasi berita tersebut apalagi sampai menyebut ilegal dan hal ini tidak bisa dibiarkan kami akan ambil langkah tegas ” Cetus Rohmat
Rohmat pun menambahkan jika versi dirinya di anggap ilegal yang legal yang bagaimana apakah yang di pilih jadi ketua hasil barter bukan hasil konstitusi yang dianggap legal anda salah jika bicara begitu berarti anda belum paham ber KNPI
Serta Rohmat pun mengingatkan jangan usik urusan dapur orang urus saja dapur anda sendiri karena bagaimana pun kiblatnya berbeda jadi tidak usah ikut campur urusan kami dan terkait OKP biarkan mereka menentukan pilihan dan melihat kubu mana yang punya irisan yang benar
Dan sebagai Pemuda kemana mereka akan pulang (DPP) kami jelas punya rumah di Rasuna said yang jelas jelas satu satu nya gedung pemuda di nasional.
Saya juga ingatkan jika ada pihak pihak yang akan mengganggu jalanya musda knpi kota sukabumi kami tidak akan tinggal diam dan jelas jika ada yang merasa lebih legal mari kita sama sama pembuktian depan publik akan keabsahan legalitas” Tegas Rohmat
Maka dengan adanya hal itu pihak Knpi Provinsi Jawabarat mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak mengurusi dapur orang yang mana jelas bicara dualisme di nasional saja ada lima dan jika ada gerakan tambahan yang akan menggu jalanya musda pihak knpi jawabarat memastikan akan mengambil langkah tegas. pungkasnya,”
Editor : weli wilyanto







