Januari 16, 2026

Lensa-Informasi.Com – Ogan Komering Ilir – Pemerintah Desa Embacang, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menggelar doa bersama sebagai tanda dimulainya pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Embacang dengan Desa Balian, Jumat (16/01/2026).

Kegiatan doa bersama tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Desa Embacang Herman Basnan,Fitra Sekretaris Desa Balian,unsur TNI Angkatan Darat (AD), perangkat, tokoh masyarakat Embacang dan Balian, tokoh agama, serta warga sekitar.

Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bentuk sinergi antara TNI AD dan masyarakat dalam upaya meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan warga desa.

Jembatan gantung yang dibangun oleh TNI AD ini bertujuan untuk mempermudah akses transportasi dan mobilitas masyarakat antara Desa Embacang dan Desa Balian.

Selama ini, keterbatasan sarana penghubung menjadi kendala utama bagi warga, terutama dalam aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan sosial dan kesehatan.

Kepala Desa Embacang, Herman Basnan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada TNI AD atas keterlibatan langsung dalam pembangunan jembatan tersebut.

Ia berharap keberadaan jembatan gantung ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat desa.

“Dengan adanya jembatan ini, kami berharap akses masyarakat menjadi lebih mudah dan aman.

Kehadiran TNI di desa kami sangat memberikan manfaat, terutama dalam membantu pembangunan jembatan yang akan dilaksanakan secara kerja bersama atau semi gotong royong dengan masyarakat,” ujar Herman Basnan.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan jembatan ini tidak hanya menjadi sarana fisik semata, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian antara TNI dan masyarakat desa dalam membangun wilayah pedesaan.

Sementara itu, perwakilan TNI AD menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat, serta mendukung percepatan pembangunan di daerah terpencil dan perdesaan.

Masyarakat Desa Embacang menyambut baik pembangunan jembatan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk terlibat aktif dalam proses pengerjaan melalui kerja bersama.

Mereka berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga segera dapat digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Dengan dilaksanakannya doa bersama ini, pembangunan jembatan gantung resmi dimulai dan diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi peningkatan konektivitas serta perekonomian masyarakat Desa Embacang dan Desa Balian.(Red).