Cegah Bullying dan Narkoba, Kapolda Sumsel Edukasi Pelajar SMKN 6 Palembang

IMG-20261026-WA0206(1)

 

PALEMBANG — LENSAINFORMASI.COM  Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., mengajak pelajar SMK Negeri 6 Palembang untuk menjauhi narkoba, menolak perundungan atau bullying, serta membangun karakter positif demi meraih masa depan yang lebih baik.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) di SMKN 6 Palembang, Senin (26/10/2026), sekitar pukul 11.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Sumsel memperkuat semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, khususnya melalui pendekatan edukatif di lingkungan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel bersama jajaran berdialog dengan para siswa dan tenaga pendidik. Melalui pendekatan humanis, Polri mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan potensi peserta didik.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa kehadiran Polri di lingkungan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga membangun komunikasi, meningkatkan kesadaran hukum, serta memperkuat karakter generasi muda.

“Institusi Polri tidak dapat berdiri sendiri tanpa sinergi dari seluruh elemen masyarakat. Tagline Polisi Bersama Masyarakat kami wujudkan nyata hari ini dengan mendampingi adik-adik sekalian, memastikan kalian tumbuh dalam lingkungan yang aman, bebas dari intimidasi atau perundungan, dan bersih dari narkoba. Teruslah berprestasi dan saling menguatkan demi masa depan bangsa,” ujar Irjen Pol Rony Samtana.

Kepala SMKN 6 Palembang, Seriyani, S.Pd., mengapresiasi kehadiran Kapolda Sumsel beserta jajaran. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap pembinaan karakter, kedisiplinan, dan keselamatan pelajar.

“Kami merasa sangat bangga dan terhormat atas kehadiran Bapak Kapolda beserta jajaran. Semangat Polisi Bersama Masyarakat begitu terasa karena anak didik kami didorong secara langsung untuk menjaga disiplin, menjauhi narkoba, dan menolak aksi perundungan demi meraih cita-cita kejuruan mereka,” ungkap Seriyani.

Dialog berlangsung interaktif dengan melibatkan siswa dari berbagai program keahlian, mulai dari Perhotelan, Tata Busana, Kuliner, Tata Kecantikan Kulit dan Rambut, hingga Desain Komunikasi Visual.

Para siswa mendapatkan ruang untuk menyampaikan pandangan mengenai pergaulan remaja dan tantangan di era digital. Diskusi tersebut juga menekankan pentingnya membangun pertemanan yang sehat, menjaga diri, menghormati sesama, serta berani menolak perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Melalui program Polidik, Polda Sumsel mendorong keterlibatan sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mencegah berbagai persoalan sosial di lingkungan pendidikan. Edukasi sejak dini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar mengenai bahaya narkoba dan dampak perundungan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan Polri yang mengedepankan kemitraan dan kepedulian terhadap persoalan sosial di masyarakat.

“Menjaga masa depan generasi bangsa adalah tanggung jawab kolektif. Dengan mengedepankan prinsip Polisi Bersama Masyarakat, Polda Sumsel siap menjadi mitra terdepan bagi sekolah dan orang tua untuk melindungi anak-anak kita dari berbagai potensi ancaman sosial,” kata Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Polda Sumsel berkomitmen memperkuat sinergi dengan institusi pendidikan dan seluruh elemen masyarakat melalui pembinaan serta edukasi berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, disiplin, berprestasi, dan mampu menghadapi tantangan masa depan secara positif.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama Kapolda Sumsel, jajaran Polda Sumsel, dewan guru, serta siswa SMKN 6 Palembang dalam suasana penuh keakraban. (Lilis)