Babinsa Koramil Pebayuran Pantau Harga Sembako, Stok Kebutuhan Pokok Dipastikan Aman

IMG-20260901-WA0106

Lensa-Informasi.Com, BEKASI — Babinsa Koramil 11/Pebayuran, Koptu Eko, melaksanakan monitoring dan pengecekan ketersediaan serta perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Babakan, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama satu jam tersebut merupakan bagian dari upaya pemantauan kondisi ekonomi masyarakat di wilayah binaan, khususnya terkait ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan perkembangan harga di tingkat pasar.

Dalam monitoring tersebut, Koptu Eko mengecek sejumlah komoditas kebutuhan masyarakat, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi dan ayam, telur, susu, jagung, garam, tepung terigu, kacang-kacangan hingga mie instan.

Selain itu, pemantauan juga dilakukan terhadap komoditas hortikultura seperti cabai, bawang merah, bawang putih, tomat, kangkung, ketimun, sawi hijau dan kacang panjang. Komoditas perikanan seperti ikan asin, ikan kembung, bandeng, tongkol serta udang basah turut menjadi perhatian.

Babinsa juga memantau ketersediaan bahan pangan lainnya seperti tempe, tahu, kentang, ketela pohon, pisang, jeruk hingga LPG 3 kilogram.

Pengawas/Petugas Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kelurahan Kertasari, Engki Nugroho, A.Md., mengatakan berdasarkan hasil monitoring di lapangan, secara umum kebutuhan pokok masyarakat masih tersedia dan dapat diperoleh dengan mudah.

“Secara umum ketersediaan kebutuhan pokok masih aman. Monitoring terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan di lapangan sekaligus mengantisipasi perubahan harga maupun potensi kelangkaan barang,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil Pebayuran Kapten Inf Sutikno mengatakan 

kegiatan monitoring yang dilakukan Babinsa menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Pemantauan secara berkala dinilai penting mengingat sejumlah komoditas pangan dapat mengalami perubahan akibat faktor distribusi, ketersediaan pasokan, permintaan masyarakat maupun kondisi pasar.

Komoditas pangan yang memiliki tingkat fluktuasi relatif tinggi juga menjadi perhatian dalam monitoring lanjutan. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi kenaikan harga yang signifikan, gangguan distribusi maupun berkurangnya pasokan.

Dengan adanya monitoring tersebut, diharapkan perkembangan kondisi ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Pebayuran dapat terpantau secara berkala dan menjadi bahan koordinasi dengan unsur terkait.

Hasil pemantauan menunjukkan kondisi pasar di wilayah Kecamatan Pebayuran secara umum masih aman, kebutuhan pokok tersedia, dan situasi berlangsung kondusif.

(Eyik/Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)