Forum Cakar Sriwijaya Matangkan Persiapan Maulid Arbain, DPP hingga PAC Bersatu Sukseskan Kegiatan

IMG-20260808-WA0019

lensa-Informasi.com.Forum Cakar Sriwijaya mulai mematangkan berbagai persiapan untuk pelaksanaan Maulid Arbain setelah menerima amanah untuk menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut.

Rapat persiapan diikuti jajaran pengurus mulai dari DPP, DPD, DPC hingga PAC Forum Cakar Sriwijaya, pada Jum’at (7/8/2026) di kediaman rumah Dery Ketua PAC alang-alang lebar.

Rapat tersebut dihadiri Zuriat Kiyai Marogan, Martin, Bang Lius dan Koh Indra selaku pembina Forum Cakar Sriwijaya, Ketua Umum DPP Forum Cakar Sriwijaya Gery Hariwijaya, Ketua DPC Kota Palembang Edy Medan, Ketua DPD Hariadi, Habib Ali, tokoh agama, tokoh masyarakat, para Ketua PAC serta jajaran pengurus dan pendiri Forum Cakar Sriwijaya.

Kegiatan diawali oleh Martin selaku pembawa acara (MC) yang membuka jalannya rapat. Selanjutnya, Bang Lius selaku pembina menyampaikan arahan dan sejumlah hal penting terkait persiapan pelaksanaan Maulid Arbain.

Dalam kesempatan tersebut, Bang Lius dan Koh Indra selaku pembina Forum Cakar Sriwijaya menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi atas amanah yang telah diberikan kepada Forum Cakar Sriwijaya untuk ikut menyukseskan kegiatan Maulid Arbain.

Keduanya menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Mereka berharap seluruh jajaran Forum Cakar Sriwijaya dapat menjaga kekompakan, meningkatkan kepedulian serta bersama-sama memberikan kontribusi positif dalam kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Forum Cakar Sriwijaya Gery Hariwijaya menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Maulid Arbain. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Forum Cakar Sriwijaya untuk semakin mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan peran organisasi dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi agama dan masyarakat.

Ini merupakan amanah yang harus kita jalankan bersama. Kita dukung penuh kegiatan Maulid Arbain ini agar dapat berjalan sukses. Ke depan, Forum Cakar Sriwijaya harus semakin aktif dan lebih giat lagi dalam kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan agama, sosial dan kepedulian kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Ketua DPC Kota Palembang Edy Medan turut menyampaikan sejumlah masukan dan gagasan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan secara matang. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan kebersamaan seluruh jajaran agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana.

Para pendiri dan pengurus Forum Cakar Sriwijaya juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, saran serta masukan masing-masing. Berbagai usulan tersebut menjadi bahan pembahasan bersama untuk menyempurnakan persiapan kegiatan.

Ketua DPD Forum Cakar Sriwijaya Hariadi turut memberikan tambahan masukan mengenai kesiapan teknis maupun koordinasi antarjajaran. Ia menekankan pentingnya kekompakan seluruh pengurus agar pelaksanaan Maulid Arbain nantinya dapat berlangsung tertib, lancar dan khidmat.

Arahan juga disampaikan oleh Zuriat Kiyai Marogan, yang memberikan pesan agar kegiatan Maulid Arbain tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian serta memperkuat kebersamaan antara Forum Cakar Sriwijaya dengan masyarakat.

Berdasarkan hasil pembahasan, pelaksanaan Maulid Arbain dijadwalkan pada Jumat, 4 September 2026, yang merupakan hari ke-34, dan akan dilaksanakan di kediaman Dery, selaku Ketua PAC Forum Cakar Sriwijaya Kecamatan Alang-Alang Lebar.

Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam menyatukan langkah seluruh jajaran Forum Cakar Sriwijaya. Dengan keterlibatan DPP, DPD, DPC, PAC, para pendiri, pembina, tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh pengurus, diharapkan pelaksanaan Maulid Arbain dapat berlangsung sukses, khidmat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Forum Cakar Sriwijaya berkomitmen menjaga amanah, memperkuat persatuan dan terus hadir dalam kegiatan sosial maupun keagamaan. Karena kebersamaan adalah kekuatan, dan pengabdian kepada agama serta masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.

 

(Basith)