Lensa-Informasi.Com, OKI – Kodim 0402/OKI–OI memfasilitasi kegiatan mediasi dan klarifikasi terkait permasalahan kerusakan pondok petani ikan akibat gulma air, yang berlangsung pada Senin (26/1/2026) di Lebak Air Itam, Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut bertujuan untuk mencari solusi terbaik sekaligus menjaga kondusivitas wilayah menyusul adanya laporan dari masyarakat pengemin dan nelayan terkait dampak gulma air terhadap aktivitas perikanan.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasdim 0402/OKI Mayor CKE Jauhari, Danramil 402-02/Pedamaran Kapten Inf Jepri Gunawan, Dan Unit Intel Dim 0402/OKI Lettu Kav Adam, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten OKI, para kepala desa setempat, mitra cetak sawah, konsultan pengawas, pengemin Lebak Lebung, serta masyarakat nelayan.
Dalam forum mediasi dan klarifikasi, para pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara musyawarah. Pelapor menyatakan bersedia mencabut video yang beredar di media karena tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, sementara pemilik pondok yang mengalami kerusakan telah menerima kompensasi sebagai bentuk ganti rugi.
Kasdim 0402/OKI–OI Mayor CKE Jauhari dalam keterangannya menyampaikan bahwa mediasi ini merupakan upaya bersama untuk menjaga stabilitas dan keharmonisan di tengah masyarakat.
“Kami dari Kodim 0402/OKI–OI hadir untuk memfasilitasi dan menjembatani permasalahan yang terjadi di masyarakat agar dapat diselesaikan secara damai dan kekeluargaan. Alhamdulillah, melalui musyawarah ini telah tercapai kesepakatan bersama sehingga tidak berkembang menjadi konflik,” ujar Mayor Jauhari.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi sikap masyarakat yang mengedepankan kebersamaan dan gotong royong.
“Kami berharap setelah ini masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan tetap menjaga komunikasi yang baik. Kodim akan terus mendukung upaya-upaya positif demi terciptanya situasi wilayah yang kondusif,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, masyarakat bersama para pengemin sepakat untuk bergotong royong membersihkan gulma air, dengan dukungan dari mitra cetak sawah. Pelapor juga berkomitmen untuk melakukan klarifikasi kepada media online, bahwa permasalahan telah diselesaikan secara damai.
Kegiatan mediasi dan klarifikasi ini berakhir pada pukul 11.30 WIB dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif, mencerminkan sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Reporter : Eyik







