Mahasiswa HTN STAI Bumi Silampari Perkuat Kompetensi Melalui Simulasi Sidang Peradilan
LUBUKLINGGAU – Lensa informasi.com Rabu 8/7/2026 Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) STAI Bumi Silampari kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang profesional melalui kegiatan simulasi sidang peradilan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata mengenai proses persidangan sesuai hukum acara yang berlaku di Indonesia.
Dalam simulasi tersebut, mahasiswa memerankan seluruh unsur yang terlibat dalam proses persidangan. Yenny Maria dipercaya sebagai Hakim Ketua yang memimpin jalannya persidangan. Peran penasihat hukum diperankan oleh Irlan Saputra dan Lili Suryani, sementara Manda dan Lilis bertugas sebagai Jaksa Penuntut Umum. Selanjutnya, Syifa, Sepi, dan Julpian berperan sebagai saksi korban, sedangkan Robin Candra memerankan terdakwa.
Rangkaian persidangan berlangsung layaknya proses sidang di pengadilan, dimulai dari pembukaan sidang, pemeriksaan identitas terdakwa, pembacaan surat dakwaan, pemeriksaan saksi-saksi, penyampaian keterangan terdakwa, pembuktian, tuntutan jaksa, pembelaan penasihat hukum (pledoi), musyawarah majelis hakim, hingga pembacaan putusan. Seluruh peserta menjalankan perannya dengan serius sehingga suasana persidangan berlangsung tertib, edukatif, dan menyerupai praktik yang sebenarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori hukum, tetapi juga mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam praktik. Simulasi ini melatih kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi hukum, menganalisis alat bukti, berkomunikasi secara efektif, serta meningkatkan rasa percaya diri saat berbicara di depan persidangan.
Selain memperkuat kemampuan akademik, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter calon sarjana hukum yang menjunjung tinggi integritas, etika profesi, objektivitas, dan rasa tanggung jawab dalam menegakkan keadilan. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang nantinya akan berkarier sebagai hakim, jaksa, advokat, akademisi, maupun profesi hukum lainnya.
Program Studi Hukum Tata Negara STAI Bumi Silampari berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan. Dengan memadukan teori dan praktik, lulusan HTN diharapkan memiliki kompetensi yang unggul, adaptif terhadap perkembangan hukum, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi penegakan hukum dan keadilan di tengah masyarakat.
Simulasi sidang ini mendapat apresiasi dan antusiasme tinggi dari para mahasiswa karena memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan aplikatif.
Melalui kegiatan tersebut, STAI Bumi Silampari terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, profesional, serta siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan dunia profesi hukum.
Rep,lilis