Lensa-informasi.com |Lebak, 25 April 2026 — Suasana di sekitar Jalan Beyeuh-Simpang (Jalan Baru) Kecamatan Malingping kembali diselimuti keprihatinan mendalam setelah ditemukan sebuah kendaraan berpelat nomor B.1368.FRD yang diduga berasal dari program MBG (Mobil Bergerak Giat) terparkir secara ordinari di lokasi tempat hiburan malam sekitar pukul 23:30, tepatnya di area yang seharusnya tidak menjadi tempat berhenti resmi maupun tempat kegiatan publik yang berhubungan dengan program pemerintah.
Sungguh menyedihkan dan memprihatinkan, fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai disiplin dan integritas dalam pengelolaan program pemerintahan, khususnya terkait dengan pelaksanaan dan pengawasan kendaraan milik negara atau program-program pemerintah lainnya. Kendaraan tersebut, yang pada umumnya dimaksudkan untuk mendukung kegiatan resmi dan pelayanan masyarakat, justru ditemukan berparkir di tempat yang tidak seharusnya, tanpa ada kejelasan dari pihak terkait mengenai sumber dan penggunaannya.
Kami, sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Lebak, dengan penuh keprihatinan menyampaikan harapan kepada Badan Pengawas Negeri (BGN) untuk segera melakukan penelusuran mendalam terhadap keberadaan dan aktivitas kendaraan tersebut. Penegakan sanksi tegas harus dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menegakkan aturan, menjaga citra program pemerintah, dan memastikan penggunaan anggaran maupun fasilitas negara tidak diselewengkan atau disalahgunakan.
Keberadaan kendaraan tersebut di tempat hiburan malam, yang notabene merupakan tempat yang tidak sesuai untuk kendaraan resmi pemerintah, bukan hanya mencoreng citra program MBG, tetapi juga mencoreng semangat pelayanan publik yang seharusnya dijunjung tinggi. Kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga agar pengawasan dan pengelolaan aset negara semakin diperketat, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum.
Kami mendesak aparat terkait, dalam hal ini BGN, untuk bertindak cepat, transparan, dan tegas. Demi menjaga marwah dan integritas program pemerintah, serta memastikan bahwa setiap kegiatan dan penggunaan kendaraan resmi benar-benar dilakukan sesuai prosedur dan bertanggung jawab.
Mari bersama-sama tingkatkan pengawasan dan kesadaran akan pentingnya keberhasilan program pembangunan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
(Red)







