Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Tolak Provokasi

IMG_20260728_181846

 

PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin Apel Besar Sabuk Kamtibmas yang digelar di Lapangan Mapolrestabes Palembang, Selasa (28/7/2026). Melalui kegiatan tersebut, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta menolak segala bentuk provokasi dan penyebaran hoaks yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Apel Besar Sabuk Kamtibmas diikuti sebanyak 672 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan, mahasiswa Cipayung Plus, komunitas emak-emak, serikat buruh, pengemudi ojek daring, komunitas kendaraan, hingga tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan insan media.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur Forkopimda Kota Palembang, TNI, Kejaksaan, Pengadilan, serta para pemangku kepentingan lainnya.

 

Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Kota Palembang memiliki dinamika sosial dan ekonomi yang tinggi sehingga membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Ia mengungkapkan, sepanjang Januari hingga Juni 2026 Polrestabes Palembang berhasil mengungkap 678 kasus kejahatan curat, curas, dan curanmor. Namun, menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata diukur dari banyaknya kasus yang berhasil diungkap, melainkan dari keberhasilan mencegah terjadinya tindak pidana.

 

“Kita tidak perlu menjadi seorang Superman, tetapi yang kita butuhkan adalah sebuah Super Team. Jadikanlah Sabuk Kamtibmas ini sebagai pengikat yang memelihara persatuan dan kesatuan, serta benteng sosial yang menjaga kehidupan dari segala bentuk potensi gangguan kamtibmas,” tegas Kapolda.

 

Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, persatuan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

 

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada dua warga yang berhasil menggagalkan aksi pencurian dengan kekerasan, penyerahan simbolis lima unit sepeda motor dan satu unit telepon genggam hasil pengungkapan kasus kepada pemiliknya, pemusnahan barang bukti narkotika berupa sabu seberat 19.493,44 gram dan 352 butir pil ekstasi, serta peluncuran Aplikasi Ampera 247 sebagai inovasi pelayanan digital Polrestabes Palembang.

 

Selain itu, peserta juga meninjau stand UMKM, mengikuti bakti kesehatan, serta melihat inovasi pakan ternak berbahan eceng gondok hasil kolaborasi Polrestabes Palembang dengan Universitas Sriwijaya.

 

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, Apel Besar Sabuk Kamtibmas merupakan bentuk nyata kolaborasi Polri dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

 

Menurutnya, arahan Kapolda menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan serta bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

 

“Pertahanan kamtibmas yang paling kokoh bukanlah senjata, melainkan persatuan warganya. Melalui Sabuk Kamtibmas, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merapatkan barisan, menyaring informasi sebelum membagikannya, dan bersama-sama menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan kondusif,” ujar Nandang.

 

Melalui Apel Besar Sabuk Kamtibmas ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan seluruh komponen masyarakat demi mewujudkan situasi keamanan yang kondusif.

 

Semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae” serta tagline Kapolda Sumsel, “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?”, diharapkan menjadi penggerak dalam menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan menciptakan Kota Palembang yang aman, damai, serta bebas dari segala bentuk provokasi.

Rep,lilis