“Polres Empat Lawang Perkuat Sinergi dengan Insan Pers untuk Sosialisasi Pencegahan Karhutla”

IMG-20260823-WA0018

EMPAT LAWANG – Polres Empat Lawang terus memperkuat sinergi dengan insan pers dan masyarakat dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Edukasi pencegahan Karhutla disampaikan melalui kegiatan kemasyarakatan yang digelar jajaran Polsek Tebing Tinggi dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Polsek Tebing Tinggi menggelar lomba gaplek dan pertunjukan kesenian tradisional kuda kepang bersama masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, khususnya terkait larangan membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Kapolsek Tebing Tinggi Kompol Herman Akhiri, S.I.P., M.M., mengatakan pendekatan persuasif melalui kegiatan bersama masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan dan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla demi keamanan dan kenyamanan kita bersama,” ujar Kompol Herman Akhiri, S.I.P., M.M.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Tebing Tinggi bersama Bhabinkamtibmas memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak menggunakan api sebagai metode pembukaan maupun pembersihan lahan. Edukasi ini penting untuk mencegah kebakaran yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat serta aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan tersebut juga memperkuat kedekatan polisi dengan masyarakat. Lomba gaplek berlangsung dalam suasana keakraban, sementara pertunjukan kuda kepang turut menjadi bagian dari pelestarian kesenian tradisional dan semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., mengapresiasi langkah jajaran Polsek Tebing Tinggi yang memanfaatkan kegiatan kemasyarakatan sebagai sarana memperkuat komunikasi dan menyampaikan pesan kamtibmas.

“Polri mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, serta berperan aktif dalam mencegah Karhutla. Pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan tidak membuka lahan melalui cara pembakaran,” ujar AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H.

Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, masyarakat dan insan pers diperlukan untuk memperluas penyampaian informasi serta meningkatkan kesadaran warga.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajaran Polda Sumsel terus mendorong penguatan komunikasi publik dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla.

“Polri berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak Karhutla. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, masyarakat, termasuk insan pers, menjadi penting untuk memperluas edukasi dan membangun kesadaran bersama,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Dengan pendekatan yang menggabungkan kegiatan sosial, komunikasi kamtibmas dan edukasi lingkungan, Polres Empat Lawang terus memperkuat peran kepolisian di tengah masyarakat. Pesan pencegahan Karhutla diharapkan semakin luas diterima sehingga masyarakat dapat berperan aktif menjaga lingkungan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Empat Lawang.

Rep,lilis