Mei 12, 2026

Lensa-Informasi.Com – KAYUAGUNG,- Aksi penyampaian aspirasi yang digelar Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi kepemudaan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) di halaman Gedung DPRD OKI, Selasa (12/5/2026), berlangsung tertib dan kondusif.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa dan pemuda menyuarakan sejumlah tuntutan terkait ketenagakerjaan, pendidikan, infrastruktur hingga keamanan daerah.

Sekitar 50 peserta aksi yang dipimpin Setiawan Jhordy dan Abdul Jalil mulai berkumpul sejak pukul 11.00 WIB. Untuk mengawal jalannya kegiatan, Polres OKI menerjunkan personel pelayanan dan pengamanan yang dipimpin Kabag OPS polres OKI Kompol Ricky Mozam, S.H., M.H., didampingi sejumlah pejabat Polres OKI bersama personel dan Satpol PP.

Di hadapan DPRD OKI, massa menyampaikan delapan poin tuntutan. Di antaranya meminta adanya regulasi yang memberikan prioritas bagi pemuda lokal dalam pelatihan kerja, program magang, dan rekrutmen tenaga kerja di perusahaan yang beroperasi di OKI. Massa juga mendesak adanya kewajiban bagi perusahaan untuk memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan kepada para pekerja.

Selain isu ketenagakerjaan, massa turut menyoroti kondisi infrastruktur di wilayah desa tertinggal, kelangkaan pupuk subsidi, nasib guru honorer, hingga realisasi program seragam gratis bagi pelajar. Mereka juga meminta DPRD OKI mengawal rencana pemekaran wilayah serta memperkuat sistem keamanan daerah.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto SH SIK MH mengatakan, kepolisian hadir untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara terbuka dan tertib.

“Penyampaian aspirasi merupakan bagian dari demokrasi yang dijamin undang-undang. Tugas kami memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” kata AKBP Eko Rubiyanto.

Sekitar pukul 12.30 WIB, perwakilan massa diterima Sekretaris DPRD OKI Iqbal Basa, S.E. Dalam kesempatan itu dilakukan video call dengan Ketua DPRD OKI Farid Hadi Sasongko. Hasilnya, DPRD OKI menyepakati pelaksanaan audiensi lanjutan pada Rabu (13/5/2026) di Rumah Makan Kampung Sawah sebagai tindak lanjut atas tuntutan yang disampaikan massa.

Menariknya, setelah aksi berakhir, suasana hangat terlihat antara peserta aksi dan personel pengamanan. Massa dan aparat kepolisian makan bersama sebelum para mahasiswa kembali ke kampus masing-masing di Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya dengan pengawalan dari Polres OKI.(Red).