Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin Hadiri Dirgayusa Abhiseka Raja Klungkung ke-XII, Pererat Silaturahmi Kerajaan Nusantara

IMG-20261013-WA0151

Lensa-Informasi.com.Kesultanan Palembang Darussalam melalui Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, Sultan Palembang Darussalam ke-XI, menghadiri giat dalam rangka Dirgayusa Abhiseka ke-XVI Raja Klungkung ke-XII, Ida Dalem Smara Putra.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh nuansa adat budaya, serta dihadiri sejumlah raja, sultan, penglingsir, dan pemangku adat dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran para tokoh adat dan kerajaan Nusantara ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kelestarian warisan budaya bangsa.

Rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan prosesi pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur, kebersamaan, dan harapan agar hubungan kekeluargaan antarkerajaan dan kesultanan di Indonesia senantiasa terjaga dengan baik.

Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin menyampaikan bahwa pertemuan para raja, sultan, penglingsir, dan pemangku adat bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam melestarikan adat istiadat dan kebudayaan Nusantara.

Momentum ini sangat penting untuk mempererat persaudaraan antarkerajaan dan kesultanan di Indonesia. Kita memiliki warisan sejarah, adat, dan budaya yang sangat berharga. Sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan melestarikannya agar tetap hidup serta dikenal oleh generasi penerus,” ujar Sultan Iskandar.

Menurutnya, keberagaman budaya yang dimiliki setiap daerah merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga dengan semangat persatuan dan saling menghormati.

Ia juga berharap hubungan baik antara Kesultanan Palembang Darussalam dan Kerajaan Klungkung dapat terus terjalin, sekaligus menjadi jembatan untuk memperkuat kerja sama dalam pelestarian sejarah, adat istiadat, dan kebudayaan Indonesia.

Melalui silaturahmi ini, kita berharap nilai-nilai luhur para leluhur tetap terpelihara. Perbedaan adat dan tradisi bukanlah pemisah, melainkan kekayaan yang menyatukan kita sebagai bangsa Indonesia,” tambahnya.

Kehadiran Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kesultanan Palembang Darussalam untuk terus menjaga hubungan antarkerajaan dan kesultanan, serta berperan aktif dalam melestarikan warisan budaya Nusantara bagi generasi mendatang.

 

(Basith)