150 Anggota Forum Cakar Sriwijaya Meriahkan Deklarasi Akbar Harimau Sumatera Bersatu Periode 2026–2031
Sebanyak 150 anggota Forum Cakar Sriwijaya turut menghadiri dan memeriahkan kegiatan Deklarasi Akbar Harimau Sumatera Bersatu (HSB) Periode 2026–2031 yang digelar di Hotel Aryaduta Palembang.
Kehadiran ratusan anggota Forum Cakar Sriwijaya dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP Forum Cakar Sriwijaya Sumsel, Gery Hari Wijaya, didampingi Ketua DPC Forum Cakar Sriwijaya Kota Palembang, Edi Medan. Turut hadir pula Koh Indrayani selaku Pembina Forum Cakar Sriwijaya serta Habib Amak sebagai Penasehat Ormas di Sumatera Selatan.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) dari seluruh wilayah Sumatera Selatan sebagai bentuk dukungan terhadap terjalinnya silaturahmi, persatuan, dan sinergi antarorganisasi.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh anggota Forum Cakar Sriwijaya mengikuti rangkaian acara dengan tertib, disiplin, dan penuh semangat. Kekompakan para anggota yang mengenakan rompi hitam bergambar harimau mencakar menjadi simbol keberanian, solidaritas, serta komitmen dalam menjaga persatuan dan kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP Forum Cakar Sriwijaya Sumsel, Gery Hari Wijaya, menyampaikan harapannya agar Deklarasi Akbar Harimau Sumatera Bersatu menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat kerja sama yang positif, serta membangun komunikasi yang harmonis antarorganisasi demi menjaga persatuan, keamanan, dan kondusivitas di Sumatera Selatan.
Kami berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui deklarasi ini dapat terus dijaga. Dengan bersatu, kita dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Gery Hari Wijaya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain menjadi ajang deklarasi kepengurusan Harimau Sumatera Bersatu (HSB) Periode 2026–2031, acara ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antarkomunitas, organisasi kemasyarakatan, serta para tokoh masyarakat yang memiliki visi bersama dalam menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif di Sumatera Selatan.
(Basith)