Mei 14, 2026

Lensa-Informasi.com.ARUNA (Aksi Ruang Edukasi Anak Desa) melaksanakan aksi perdananya melalui kegiatan bertajuk “Kanvas Alam & Layar Cerita Desa” pada Kamis, 14 Mei 2026 di Desa Lorok, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh ARUNA, sebuah komunitas yang digerakkan oleh para Mahasiswa PPG Calon Guru sebagai bentuk pengabdian sosial dan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak desa melalui pendekatan edukatif, kreatif, dan partisipatif.

Mengusung semangat tumbuh dan belajar bersama, kegiatan ini menghadirkan ruang belajar alternatif yang hangat dan menyenangkan bagi anak-anak di wilayah pedesaan Desa Lorok.

Dalam sambutannya, Ringga Dwi Afrianto, S.Pd selaku Wakil Ketua ARUNA menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal ARUNA dalam membangun ruang edukasi yang lebih dekat dengan kehidupan sosial masyarakat desa.

ARUNA hadir bukan hanya untuk berbagi ilmu, tetapi juga untuk tumbuh bersama anak-anak desa. Kami ingin menciptakan ruang belajar yang hangat, humanis, dan menyenangkan, agar anak-anak memiliki ruang untuk berani bermimpi, berekspresi, dan berkembang bersama,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dalam aksi perdana ARUNA dikemas secara kreatif dan interaktif melalui beberapa agenda utama, di antaranya Workshop Ecoprint, Literasi Visual, dan Layar Harapan.

Pada sesi Workshop Ecoprint, anak-anak diajak membuat karya seni di atas tas kanvas menggunakan teknik pounding atau memukul dedaunan dan tumbuhan alami untuk menghasilkan warna dan motif alami khas lingkungan desa. Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga mengenalkan anak-anak pada potensi alam sekitar sebagai media belajar.

Selain itu, ARUNA juga menghadirkan sesi Literasi Visual melalui pemutaran film pendek inspiratif berjudul “Ayah, Aku Ingin Sekolah”. Film tersebut menjadi ruang refleksi bersama mengenai semangat, perjuangan, dan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak.

Sebagai penutup, kegiatan Layar Harapan menjadi salah satu sesi paling berkesan, di mana setiap anak menuliskan doa, harapan, dan cita-cita mereka di atas kain putih besar sebagai simbol mimpi dan tekad mereka untuk masa depan.

Sementara itu, Putri Arianita Utami, S.Pd selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang aman dan menyenangkan bagi anak-anak desa untuk belajar dan berkembang.

Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi dan mimpi yang layak didukung. Melalui ARUNA, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya edukatif, tetapi juga mampu memberikan rasa nyaman, semangat, dan kebahagiaan bagi anak-anak desa,” ungkapnya.

Melalui aksi perdananya ini, ARUNA membawa pesan bahwa pendidikan dapat dimulai dari langkah-langkah kecil, dari ruang sederhana, dan dari keberanian untuk hadir bersama masyarakat.

Ke depan, ARUNA diharapkan dapat terus berkembang sebagai gerakan edukasi dan pengabdian yang konsisten hadir di tengah masyarakat desa serta menjadi ruang bersama dalam merawat harapan dan mimpi generasi muda,”tutupnya.

(Basith)