Mei 13, 2026

Lensa-Informasi.Com – MESUJI RAYA – OKI – Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 3 Mesuji Raya menjadi sorotan publik.

Pasalnya, anggaran perawatan sarana dan prasarana sekolah yang tercatat pada tahun 2024 hingga 2025 dinilai cukup besar, namun kondisi fisik sekolah disebut belum menunjukkan perubahan signifikan.Rabu(13/05/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, pada tahun 2024 pihak SMPN 3 Mesuji Raya menganggarkan dana perawatan sarana dan prasarana melalui dana BOS Tahap I sebesar Rp35.655.000 dan Tahap II sebesar Rp34.365.000.

Sementara pada tahun 2025, sekolah tersebut kembali menganggarkan dana perawatan sarana dan prasarana sebesar Rp.27.851.800 dan pada tahap berikutnya sebesar Rp.3.610.000.

Jika ditotal, anggaran perawatan sarana dan prasarana sekolah selama tahun 2024 hingga 2025 mencapai Rp121.481.800.

Besarnya anggaran tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah pihak. Sebab, berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi bangunan sekolah dinilai masih memprihatinkan. Cat dinding sekolah tampak kusam dan mengelupas di beberapa bagian, bahkan sejumlah plafon ruang belajar juga terlihat rusak.

Kondisi itu memicu dugaan adanya ketidaksesuaian antara anggaran yang telah dialokasikan dengan realisasi perawatan di lapangan.

Aliansi Indonesia (BPAN) M turut menyoroti penggunaan dana tersebut. Menurutnya, pihak terkait perlu memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan asumsi negatif di tengah masyarakat.

“Kalau memang anggaran perawatan sarana dan prasarana mencapai ratusan juta rupiah, tentu masyarakat berharap hasilnya dapat terlihat jelas.

Namun kenyataannya masih ada cat yang mengelupas dan plafon yang rusak.

Ini perlu dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan dugaan-dugaan di masyarakat,” ujar (M) kepada awak media.

Ia juga meminta instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan aparat pengawas, untuk melakukan evaluasi terhadap penggunaan dana BOS tersebut.

“Kami berharap ada pengawasan yang serius terhadap penggunaan dana BOS, karena dana itu bersumber dari negara untuk kepentingan pendidikan dan kenyamanan siswa dalam belajar,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMPN 3 Mesuji Raya belum memberikan keterangan resmi terkait penggunaan anggaran perawatan sarana dan prasarana tersebut.

Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi guna mendapatkan penjelasan dan klarifikasi agar pemberitaan berimbang.(Red).