Mei 25, 2026

Lensa-informasi.com |Lebak, 20 Maret 2026 — Suasana penuh suka cita menyelimuti Desa Pondok Panjang, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dalam sambutan meriah menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, yang jatuh pada 21 Maret 2026.

 

Antusiasme masyarakat terpancar nyata dari keramaian yang memadati jalan desa, mengikuti tradisi pawai yang telah menjadi bagian dari budaya turun-temurun. Ratusan warga lintas usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, tampil kompak dalam barisan penuh semangat, baik berjalan kaki maupun dengan kendaraan. Mereka melantunkan takbir dengan khidmat dan penuh kekompakan, menyiratkan rasa syukur dan kebersamaan yang kian menguat.

 

Kemeriahan ini tidak hanya memperlihatkan kebahagiaan masyarakat tetapi juga berdampak pada arus lalu lintas. Sebagian ruas Jalan Raya Sukahujan–Malingping mengalami kemacetan selama kurang lebih dua kilometer, tepatnya di wilayah Pondok Panjang. Meski demikian, situasi tetap terjaga kondusif dan pengendara tetap dalam kendali, menandakan bahwa kegiatan ini terlaksana dengan tertib dan penuh semangat kekeluargaan.

 

Endri, salah satu warga setempat, menyatakan bahwa pawai tahun ini berlangsung sangat meriah dan tetap harmonis, meskipun sebagian warga telah lebih dulu menyambut hari kemenangan. “Perbedaan waktu tidak menyurutkan semangat kami. Pawai tetap berlangsung penuh keceriaan, dan masyarakat tetap solid dalam menyambut hari yang suci ini,” ujarnya.

 

Senada, Asep, warga lainnya, menambahkan bahwa penetapan Idul Fitri pada 21 Maret 2026 oleh pemerintah semakin memperkuat semangat kebersamaan. “Tradisi ini bukan sekadar perayaan, melainkan suatu wujud solidaritas. Dengan penetapan resmi dari pemerintah, masyarakat semakin bersemangat untuk bersatu dan merayakan kemenangan bersama,” tuturnya dengan penuh kebanggaan.

 

Semangat kebersamaan dan kekhidmatan dalam menyambut hari yang fitri ini menjadi bukti nyata harmoni antarwarga sekaligus cerminan budaya yang terus terpelihara di tanah desa Pondok Panjang.

 

Editor : whili