Muhammad Basith dan Jefriansyah Berdamai Secara Kekeluargaan di Polsek Ilir Barat I

IMG-20260627-WA0047

Lensa-Informasi.com.Muhammad Basith dan Jefriansyah resmi mengakhiri perselisihan melalui jalur damai setelah menjalani proses mediasi di Polsek Ilir Barat I Kota Palembang pada Jumat, 26 Juni 2026.

Mediasi yang dipimpin Kapolsek Kompol Fauzi, S.H., berlangsung dengan lancar dan menghasilkan kesepakatan damai. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara musyawarah, saling memaafkan, serta tidak lagi memperpanjang permasalahan.

Proses mediasi turut didampingi oleh kuasa hukum masing-masing. Kuasa hukum Jefriansyah, Amintras, S.H., menilai penyelesaian secara kekeluargaan merupakan langkah terbaik agar persoalan tidak berlarut-larut. Sementara itu, kuasa hukum Muhammad Basith, Padli, S.H. dan Sanusi, SH. mengapresiasi sikap terbuka kedua belah pihak yang memilih jalan damai dan berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran untuk menyelesaikan setiap persoalan melalui dialog.

Perdamaian tersebut juga disaksikan oleh Prima Atmaja selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Forum Cakar Sriwijaya Sumsel didampingi Toni selaku Kabid Humas DPC Kota Palembang, Kehadirannya sebagai bentuk pendampingan kepada Muhammad Basith yang merupakan anggota Forum Cakar Sriwijaya Sumsel, sekaligus memberikan dukungan agar penyelesaian dilakukan secara musyawarah dan mengedepankan semangat kekeluargaan.

Dalam kesempatan itu, Jefriansyah yang diketahui merupakan karyawan FIF juga menyampaikan komitmennya untuk mengakhiri perselisihan dan bersama Muhammad Basith sepakat menjaga hubungan baik ke depan.

Perlu diketahui, kasus ini sebelumnya sempat menjadi perhatian publik dan viral di media sosial setelah muncul dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang karyawan FIF terhadap seorang debitur. Namun, melalui proses mediasi di Polsek Ilir Barat I, kedua belah pihak akhirnya memilih menyelesaikan perkara secara damai dan kekeluargaan.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, Muhammad Basith dan Jefriansyah sepakat menutup persoalan yang ada. Keduanya berharap penyelesaian secara damai ini dapat menjadi contoh bahwa setiap perselisihan dapat diselesaikan melalui dialog, saling menghormati, dan mengedepankan perdamaian.

 

( RD )