Mei 26, 2026

PALEMBANG, SUMATERA SELATAN – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosandi) secara resmi membantah pemberitaan sejumlah media daring yang menyebut Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad, menggelar kegiatan open house mewah di Hotel Arista Palembang.

Bantahan tersebut disampaikan melalui Siaran Pers Nomor: 650/57 KOMINFO-SP/2026. Dalam keterangan resminya, Diskominfosandi menegaskan bahwa informasi yang beredar terkait dugaan pemborosan anggaran tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Hanya Transit Menuju Griya Agung

Diskominfosandi menjelaskan bahwa keberadaan Bupati Joncik Muhammad beserta rombongan di Hotel Arista semata-mata sebagai titik transit sementara. Lokasi tersebut dipilih untuk memudahkan mobilisasi sebelum menghadiri undangan resmi open house Gubernur Sumatera Selatan dalam rangka Idulfitri 1447 H di Griya Agung.

“Kehadiran Bapak Bupati bersama jajaran merupakan bagian dari rangkaian agenda silaturahmi Idulfitri kepada Bapak Gubernur. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara sederhana, sesuai norma dan etika penyelenggaraan pemerintahan,” demikian kutipan dalam rilis resmi yang disampaikan pada Senin (23/3).

Sorotan Terhadap Figur Joncik Muhammad

Munculnya isu tersebut dinilai tidak terlepas dari posisi strategis Joncik Muhammad sebagai salah satu tokoh berpengaruh di Sumatera Selatan. Dengan rekam jejak organisasi yang kuat, setiap aktivitasnya kerap menjadi perhatian publik.

Saat ini, Joncik Muhammad diketahui mengemban sejumlah jabatan penting, di antaranya:
*Ketua DPW PAN Sumatera Selatan
*Ketua MW KAHMI Sumatera Selatan
*Ketua KAGAMA Sumatera Selatan
Kombinasi latar belakang akademis dan gaya komunikasi yang inklusif menjadikannya figur sentral dalam dinamika politik daerah, sekaligus rentan terhadap berbagai persepsi maupun serangan informasi yang tidak terverifikasi.

Imbauan Lawan Informasi Tidak Akurat

Pemerintah Kabupaten Empat Lawang mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Publik diminta tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang belum terkonfirmasi kebenarannya.

Pemkab juga menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu mengedepankan klarifikasi dari sumber resmi serta bijak dalam menyaring informasi demi menjaga kondusivitas daerah,” tutup pernyataan Diskominfosandi.

Pewarta: Tim Red