Mei 8, 2026

Lensa-informasi.com |Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menghadiri kegiatan Ground Breaking Revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi yang dilaksanakan oleh Polres Cilegon di Kampung Cidohok RT 003 RW 003, Desa Grogol Indah, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang pada Jumat (08/05).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Utama Polda Banten, Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, unsur Muspika Kecamatan Anyer, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ground breaking tersebut menjadi simbol

dimulainya revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di lingkungan pedesaan.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, namun juga merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat. “Pembangunan jembatan ini bukan hanya tentang membangun sarana fisik. Lebih dari itu, ini adalah upaya menghadirkan harapan, membuka akses kehidupan yang lebih baik, serta memperkuat konektivitas masyarakat pedesaan. Jembatan adalah penghubung aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, dan kemanusiaan. Ketika akses masyarakat terbuka, maka kesempatan untuk tumbuh dan maju juga akan semakin besar,” ujar Kapolda Banten.

Kapolda Banten juga memberikan apresiasi kepada Polres Cilegon dan seluruh pihak yang telah berinisiatif menghadirkan program revitalisasi tersebut sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian nyata kepada masyarakat. “Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Polres Cilegon beserta seluruh pihak yang telah berinisiatif menghadirkan program revitalisasi jembatan ini sebagai bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat. Ini merupakan implementasi Polri Presisi yang tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga hadir memberikan solusi dan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kapolda Banten menegaskan bahwa program revitalisasi jembatan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia terkait pentingnya perhatian terhadap keselamatan, akses pendidikan, dan pembangunan masyarakat pedesaan.

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden Republik Indonesia terkait pentingnya perhatian terhadap keselamatan, akses pendidikan, dan pembangunan masyarakat pedesaan, maka program ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan negara benar-benar hadir di tengah masyarakat,” kata Kapolda.

Kapolda Banten berharap proses pembangunan jembatan dapat berjalan dengan baik, tepat waktu, serta tetap mengutamakan kualitas dan keselamatan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut demi kepentingan bersama. “Saya berharap pembangunan jembatan ini dapat berjalan dengan baik, tepat waktu, serta mengutamakan kualitas dan keselamatan. Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memanfaatkan fasilitas ini demi kepentingan bersama,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Kapolda Banten menekankan bahwa pengabdian Polri harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. “Kepada seluruh personel Polri, saya tekankan bahwa pengabdian kita tidak hanya diukur dari keberhasilan menjaga kamtibmas, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran kita mampu memberikan rasa peduli, rasa aman, dan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi simbol semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian kita dalam membangun Banten yang maju, aman, dan sejahtera,” tutup Kapolda Banten. (Bidhumas).

Editor : whili