LSM KPK Gelar Aksi Damai di Dinas Pendidikan Sumsel, Soroti Dugaan Penyimpangan Dana BOS

IMG-20260911-WA0026

Lensa-informasi.com,PALEMBANG — Lembaga Swadaya Masyarakat KPK (Komite Penegak Kebenaran) menggelar aksi damai di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (11/9/2026).

Aksi tersebut dipimpin oleh Koordinator Aksi M. Isa, M.H. Massa menyampaikan sejumlah sorotan terkait pengelolaan anggaran pendidikan, khususnya Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah sekolah di Sumatera Selatan.

Beberapa sekolah yang menjadi perhatian massa antara lain SMKN 4 Palembang, SMKN 6 Palembang, dan SMKN 1 Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.

Salah satu sorotan utama adalah pengelolaan Dana BOS di SMKN 4 Palembang, yang disebut mencapai sekitar Rp2,9 miliar. Massa mempertanyakan kesesuaian penggunaan anggaran tersebut dengan peruntukannya serta meminta adanya transparansi dan pemeriksaan terhadap realisasi Dana BOS.

LSM KPK juga menyoroti kondisi sejumlah bangunan dan fasilitas sekolah yang disebut masih mengalami kerusakan, namun belum diperbaiki maupun dipelihara secara optimal. Massa meminta pihak terkait memastikan anggaran pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi sekolah dan peserta didik.

Soroti Masa Jabatan Kepala Sekolah

Selain persoalan Dana BOS, massa aksi turut menyoroti masa jabatan Kepala SMKN 4 Palembang yang disebut telah berlangsung hampir 20 tahun.

LSM KPK menilai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian Dinas Pendidikan Sumsel, terutama terkait regenerasi dan penyegaran kepemimpinan di lingkungan sekolah.

Massa juga mempertanyakan penempatan kepala sekolah yang disebut pernah menjabat di sejumlah SMA Negeri di Palembang dan meminta agar kebijakan penempatan kepala sekolah dilakukan secara objektif dan memperhatikan kebutuhan regenerasi.

Massa Diterima Kabid SMK

Dalam aksi tersebut, massa LSM KPK diterima oleh Kabid SMK Provinsi Sumatera Selatan, Likuanyu.

Dalam pertemuan dengan massa aksi, Likuanyu menyampaikan bahwa berbagai aspirasi dan persoalan yang disampaikan akan dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan untuk mendapatkan tindak lanjut.

Massa LSM KPK menyambut baik penyampaian tersebut dan meminta agar aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti pada laporan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti melalui evaluasi dan pemeriksaan sesuai ketentuan.

Koordinator Aksi M. Isa, M.H., menegaskan pihaknya akan terus mengawal tindak lanjut dari aspirasi yang telah disampaikan.

LSM KPK juga menyampaikan bahwa persoalan terkait Dana BOS tersebut telah dilaporkan kepada pihak Kejaksaan Tinggi. Mereka berharap laporan tersebut dapat ditindaklanjuti secara profesional berdasarkan bukti dan dokumen yang ada.

Aksi Berakhir dengan Damai

Setelah menyampaikan aspirasi dan melakukan dialog dengan pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, massa LSM KPK mengakhiri aksi dengan tertib dan damai.

Tidak ada tindakan anarkis dalam penutupan aksi. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib setelah mendapatkan penyampaian dari pihak Dinas Pendidikan bahwa aspirasi mereka akan diteruskan kepada Kadis Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.

LSM KPK menegaskan akan terus mengawal perkembangan persoalan tersebut dan meminta adanya keterbukaan serta tindak lanjut yang jelas dari pihak terkait.

Seluruh dugaan yang disampaikan dalam aksi tersebut merupakan sorotan dan aspirasi LSM KPK yang masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan atau audit resmi.(Red)